BIG DATA

BIG DATA

 

 ibm-big-data

Big Data adalah sebuah teknologi baru di dunia teknologi informasi dimana memungkinan proses pengolahan, penyimpanan dan analisis data dalam beragam bentuk/format, berjumlah besar dan pertambahan data yang sangat cepat. Pengolahan dan analisis data dalam jumlah sangat besar ini memerlukan waktu yang relatif jauh lebih singkat dengan menggunakan Big Data dibanding teknologi data sebelumnya, misalnya. database relational seperti MySQL.

Ciri-ciri data yang ditangani oleh Big Data:

  1. Jumlah nya sangat besar (Volume). Biasanya ukuran total data dalam terabytes keatas.
  2. Pertumbuhan data sangat cepat (Velocity) sehingga data bertambah dalam jumlah yang sangat banyak dalam kurun waktu relatif singkat.
  3. Bentuk atau format datanya beraneka ragam (Variety). Format disini bisa berupa data dalam tabel-tabel relasional database seperti MySQL, file text biasa, File Excel atau bentuk apapun.

Manfaat yang bisa diberikan dari Big Data antara lain bisa memberikan gambaran yang lebih lengkap dari sebelumnya karena biasanya data yang dianalisis adalah data terstruktur misalnya data relasional database.

Perusahaan menggunakan metodologi big data analytic tidak hanya untuk mengetahui perilaku pelanggan dan melakukan analisa hasil komunikasi marketing, namun juga Big Data telah mengubah cara perusahaan melakukan bisnisnya. Big data analytic juga menentukan bagaimana perusahaan melaksanakan operasional dan mendapatkan keunggulan kompetisi dalam bersaing. Glenn Finch dari IBM menyampaikan tentang empat manfaat Big data analytic dan yang perlu diingat ketika memulai analisa Big Data.

  1. Payback period big data terjadi dalam waktu yang cepat : Dalam penelitian IBM Institute Business Value, “Analytics: The Speed Advantage,” sekitar 63 persen dari perusahaan yang disurvei mendapatkan return dalam waktu satu tahun, dan 26 persen akan mendapatkan return di enam bulan.
  2. Perusahaan semakin meningkatkan penggunaan Big Data untuk mengatasi tantangan operasional : Pelanggan masih merupakanfokus terbesar, tetapi perusahaan telah mulai menggunakan Big Data untuk mengelola kembali proses back-office dan operasional
  3. Organisasi menciptakan kembali proses bisnis dengan menggunakan teknologi digital : Perusahaan yang memacu pertumbuhan dengan business mobility, cloud analytic menggunakan ponsel, cloud, analytics, dan bisnis sosial untuk memikirkan kembali bagaimana mereka mengatur proses mereka. Perusahan menggunakan teknologi sosial dan mobile, misalnya, bagaimana untuk mengubah cara orang terhubung, bertransaksi dan terlibat dengan perusahaan, lembaga dan pemerintah. Perusahaan memanfaatkan data yang lebih baik untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya. Data baru dan analisis mutakhir untuk proses bisnis yang lebih responsif.

Contoh di atas hanya sebagian kecil dari pemanfaatan teknologi Big Data. Masih banyak sektor lain dan masalah yang bisa diaplikasikan dan dipecahkan untuk memajukan Indonesia. Beberapa di antaranya seperti pengelolaan energi, makanan, pendidikan, keamanan, hingga mengurangi kemiskinan. Dengan teknologi, diharapkan akan lebih banyak anak muda dan juga startup yang menggunakan Big Data untuk memecahkan masalah dan memajukan negara ini di masa mendatang


Leave a Reply

×
Hello Ritz Production..